Tuesday, July 5, 2011

Belum Bertajuk

Coretkan di atas layar putih ini
Segala jerit hiba dakwat tangis
Melakar ejek slapstik
Dan raut jengkel
Ufuk barat menanti jingganya senja
Tumpahan lekar jernih di atas kanvas
Memendam sedikit rasa kelat
Pada seni tak langsung hasil pengalaman
Berus keras mencalarkan
Berus lembut menyenangkan
Lakaran sanubari

Tumpahan lekar sedikit mencela
Figura cacat mencemar seni
Tusukan panah tepat ke kalbu; haru-biru
Darah merah pekat menghambur
Di atas kanvas kehidupan yang separa sudah
Serabut bertambah abstrak
Coretan itu berubah kehampaan
Yang tergali jauh tidak dikambus
Tunas-tunas harapan
Yang kembali membenih
Hilang tidak lagi kelihatan
Bersama hampanya sudut kotak hati

Yang benar;
Bidadari kepatahan sayap; terkulai. Buat si perampas hati yang tak memulangkannya kembali.


1 comment:

Comek said...

Jiwa aku berbunyi sayu seiring dengan tinta tinta yang di lakar. T__T

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...